Musrifah, Korban Penipuan Calo Tenaga Kerja, Minta Kembalikan Uang

Berita, Daerah, Peristiwa79 Dilihat

tintaindependen.com, Tangerang, 04,Mei,2026

Musrifah, seorang warga yang berasal dari Tanara Serang Banten mengungkapkan rasa kekecewaan dan frustrasinya setelah tertipu oleh seorang calo tenaga kerja yang menjanjikan pekerjaan di Wilayah Balaraja. Musrifah mengaku telah memberikan sejumlah uang sebagai biaya administrasi namun hingga kini janji tersebut tidak terealisasi.

Cerita bermula ketika Musrifah di telpon oleh rekan kerja nya dulu di Mayora dan menanyakan apakah Musrifah sudah kerja kembali, setelah mengetahui ternyata Musrifah belum bekerja lagi, lalu LA teman nya itu menawarkan Kerja di kawasan olek Balaraja dengan gaji yang menjanjikan. Setelah berkomunikasi dengan calo yang mengklaim sebagai agen resmi, Musrifah pun tergoda dan menyetujui syarat-syarat yang diajukan. Ia pun mentransfer uang yang diminta LA dengan harapan segera bisa bekerja.

Namun, setelah melalui proses yang tidak jelas dan terus-menerus ditunda, Musrifah menyadari bahwa ia telah ditipu. “Saya sudah menghubungi dia ( LA ) berkali-kali, tetapi ia selalu memberi alasan yang tidak masuk akal. Akhirnya, saya sadar bahwa ini adalah penipuan,” ungkap Musrifah dengan penuh kesedihan.

Musrifah kini meminta pihak berwenang untuk membantu menindaklanjuti kasus ini dan mengembalikan uangnya. “Saya hanya ingin uang saya kembali. Banyak orang di luar sana yang juga menjadi korban, dan kami semua berharap penipuan seperti ini bisa dihentikan,” tambahnya.

Kasus ini menyoroti maraknya penipuan berkedok calo tenaga kerja di daerah ini. Pihak kepolisian setempat diharap segera bertindak dan melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku yang bertanggung jawab. Mereka juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan sebelum bertransaksi dengan agen atau calo tenaga kerja.

Pihak Musrifah berharap agar kisahnya bisa menjadi pelajaran bagi orang lain untuk tidak terjebak dalam janji-janji manis yang menggiurkan. “Harapan saya adalah agar tidak ada lagi korban yang mengalami hal serupa,” tutupnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *