tintaindependen.com Tigaraksa, 6 November 2026 — Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini, RSUD Tigaraksa melaksanakan penyuluhan kesehatan bertema “Rampan Karies pada Anak” di Posyandu Durian, Desa Tegalsari, wilayah kerja Puskesmas Pasir Nangka, pada Jumat (6/11/2026), pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan drg. Novi Agustianti Anggriawan dan drg. Apriana Nofita Sari sebagai narasumber. Edukasi diberikan kepada orang tua dan kader Posyandu agar dapat memahami risiko kerusakan gigi pada anak serta mengetahui langkah pencegahan dan penanganannya.
Dalam penyuluhan tersebut, narasumber menjelaskan bahwa rampan karies merupakan kerusakan gigi yang berkembang dengan cepat dan dapat menyerang beberapa gigi sekaligus, terutama gigi susu pada anak. Kondisi ini dapat dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, tidur menggunakan botol berisi susu atau minuman manis, serta kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Tanda-tandanya antara lain muncul bercak putih pada gigi, perubahan warna menjadi kuning atau kecokelatan, terbentuknya lubang, hingga timbul rasa sakit yang dapat mengganggu aktivitas makan dan tidur anak.
Peserta juga diberikan edukasi mengenai langkah pencegahan rampan karies, di antaranya membiasakan anak menyikat gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam, menggunakan pasta gigi berfluoride sesuai usia. Orang tua juga dianjurkan membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, membiasakan anak minum air putih, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.
Gigi susu memiliki peran penting dalam proses mengunyah, perkembangan bicara, dan menjaga ruang bagi pertumbuhan gigi permanen sehingga kesehatannya perlu diperhatikan meskipun nantinya akan tanggal.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga disertai praktik menyikat gigi yang benar. Peserta dan kader Posyandu mengikuti praktik secara langsung dengan bimbingan dokter gigi untuk memahami tahapan dan teknik menyikat gigi yang tepat. Melalui praktik ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan dalam mendampingi anak menjaga kebersihan gigi dan mulut sehari-hari.
Narasumber turut menjelaskan bahwa penanganan rampan karies perlu disesuaikan dengan tingkat kerusakan gigi melalui pemeriksaan dokter gigi, mulai dari perawatan fluoride, penambalan, hingga tindakan lain apabila kerusakan sudah berat.
Melalui kegiatan edukasi di Posyandu Durian ini, diharapkan orang tua semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi anak, mampu mengenali tanda awal rampan karies, serta membiasakan anak menyikat gigi dengan benar sejak dini.
Keterlibatan kader Posyandu juga diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi kesehatan gigi kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif RSUD Tigaraksa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan anak melalui edukasi langsung di lingkungan komunitas.
















