Klarifikasi Kades Bakung di Bantah oleh Akun Tiktok Al-Haq313

Berita, Daerah, Peristiwa93 Dilihat

tintaindependen.com TANGERANG – Pemilik akun TikTok Al-Haq313 secara tegas membantah adanya klarifikasi resmi dari Kepala Desa Bakung terkait polemik sulitnya akses mobil siaga desa saat hendak membawa anggota keluarganya ke rumah sakit. Bantahan ini sekaligus mematahkan informasi yang menyebut telah terjadi klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak desa.

Pemilik akun Al-Haq313 menegaskan, hingga saat ini dirinya sebagai pengunggah video tidak pernah dilibatkan dalam proses klarifikasi apapun oleh Kepala Desa Bakung.

“Itu bukan klarifikasi, karena tidak ada saya sebagai pihak pengunggah video. Yang ada hanya obrolan biasa antara keluarga saya dengan bapak lurah,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, pertemuan yang disebut-sebut sebagai klarifikasi tersebut tidak dapat disebut sebagai penyelesaian persoalan karena tidak melibatkan pihak utama yang menyebarkan video ke publik.

Lebih lanjut, pemilik akun Al-Haq313 mengungkapkan bahwa ayahnya telah menyampaikan langsung kepada Kepala Desa Bakung agar tidak ada klaim klarifikasi sebelum bertemu dan berbicara langsung dengannya.

“Bapak saya sudah menyampaikan, kalau mau klarifikasi, temui saya dulu. Sampai sekarang belum ada,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa hingga saat ini video yang diunggahnya masih tetap tayang dan belum dihapus, sebagai bukti bahwa persoalan tersebut belum pernah diselesaikan secara jelas.

“Sampai hari ini video saya masih ada. Artinya belum ada klarifikasi,” tambahnya.

Dalam unggahan video terbarunya, pemilik akun Al-Haq313 kembali menyoroti penggunaan mobil siaga Desa Bakung yang disebut-sebut hanya digunakan untuk keperluan rapat, meeting, serta operasional internal desa, sementara warga mengalami kesulitan mengaksesnya dalam kondisi darurat kesehatan.

Ia menilai, persoalan ini bukan sekadar soal komunikasi, melainkan menyangkut fungsi dan peruntukan fasilitas publik yang seharusnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat saat dibutuhkan.

“Mobil siaga itu untuk kepentingan warga. Kalau dalam kondisi darurat saja tidak bisa dipakai, lalu apa fungsi sebenarnya?” ujarnya.

Pernyataan ini menambah panjang daftar bantahan terhadap klaim pihak pemerintah desa, sekaligus memperkuat sorotan publik terkait transparansi dan tata kelola mobil siaga Desa Bakung.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Bakung belum memberikan tanggapan resmi atas bantahan yang disampaikan pemilik akun TikTok Al-Haq313. Polemik penggunaan mobil siaga desa pun masih terus bergulir dan menjadi perhatian warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *