tintaindependen.com, Kodam Jaya, Tigaraksa – Satuan TNI dari Kodim 0510/Tangerang membangun Jembatan Garuda sepanjang 120 meter di atas Kali Cidurian, Kampung Dukuh, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kamis, (23/4/2026), guna membuka akses evakuasi bagi warga yang terisolasi saat banjir.
Berdasarkan laporan kemajuan fisik, pembangunan jembatan beton dengan lebar 1,8 meter itu telah mencapai progres 30 persen.
Pekerjaan yang berjalan pada hari itu berfokus pada pengecoran tiang jembatan. Sebanyak tiga personel TNI dan lima warga masyarakat terlibat langsung dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Jembatan ini dibangun untuk melayani dua kantong permukiman yang selama ini terisolasi saat banjir melanda. Pertama, Kampung Dukuh RT 012/004, Desa Patrasana, yang dihuni 114 jiwa dari 37 kepala keluarga.
Kedua, Kampung Renged Pulo RT 004/002, Desa Renged, yang dihuni 81 jiwa dari 27 kepala keluarga. Secara keseluruhan, jembatan ini akan menjadi penopang akses bagi 195 jiwa atau 64 kepala keluarga.
Selama ini, warga di dua kampung tersebut terpaksa menempuh jalur memutar sejauh sekitar 2,7 kilometer untuk mencapai jalan kabupaten ketika banjir datang.
Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan memangkas jalur evakuasi secara signifikan sekaligus mempercepat distribusi bantuan dari luar ke wilayah terdampak.
Selama pengerjaan berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah sepanjang hari, dari pagi hingga sore, sehingga tidak menghambat jalannya pekerjaan di lapangan.
Sumber Kodim 0510/Tigaraksa












