tintaindependen.com Tangerang, – Menindaklanjuti informasi dugaan adanya temuan proyek hutan bambu yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kabupaten Tangerang. LSBSN layangkan surat permintaan Audiensi untuk meminta klarifikasi serta jawaban pasti tentang kegiatan proyek hutan bambu tersebut. Diketahui kegiatan tersebut berada di wilayah kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang Banten, Rabu(15/7/2026).
Masyarakat berhak tahu segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut dapat tepat sasaran dan tidak disinyalir hanya buang anggaran saja.
Pemerintahan yang transparan dan akuntabel menjadi harapan masyarakat, tentunya hal itu menjadi landasan merujuk pada pemerintahan yang berpihak pada kepentingan rakyat secara menyeluruh dan bukan pada kepentingan segelintir kelompok saja.
Ketua LSM LSBSN DPC kabupaten Tangerang Keong Candra menegaskan pihaknya akan selalu mengawasi segala bentuk kebijakan pemerintah sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi yang akhir – akhir ini melanda Indonesia.
“Kami hadir untuk masyarakat dan selalu berpihak kepada masyarakat demi kepentingan masyarakat,”tegas Keong Candra.
Ia juga meminta kepada kepala Dinas DLHK kabupaten Tangerang agar dapat kooperatif menjelaskan berikut dapat memperlihatkan laporan tentang pelaksanaan kegiatan proyek hutan bambu, yang menurutnya banyak sekali kekurangan dalam pelaksanaannya.
“Kami minta agar kepala Dinas DLHK kabupaten Tangerang dapat menunjukkan laporan kegiatan, untuk dapat memastikan kegiatan tersebut sesuai dengan ketentuan,”tandas Keong kembali.
Lanjut Keong, proyek hutan bambu tersebut bukan nilai kecil, menurutnya apakah itu sudah efektif dilaksanakan, sementara banyak masyarakat kabupaten Tangerang yang masih hidup dibawah garis kemiskinan, termasuk rumah yang tidak layak huni masih berceceran.
“Apakah hutan bambu itu perlu, sehingga mengabaikan yang lebih penting, tentang keberlangsungan kelayakan masyarakat dan kebutuhan masyarakat,”imbuhnya.
Redaksi tintaindependen.com akan terus mengawal perkembangan selanjutnya, meskipun sekretaris Dinas DLHK kabupaten Tangerang terkesan bungkam enggan memberikan tanggapan.












