Papan Bunga Bertebaran di Tugu Adipura, nanun tidak ada lagi sembako tukar nyawa. Keluarga Minta Keadilan untuk Joni Iskandar

Berita, Daerah, Peristiwa91 Dilihat

tintaindependen.com BANDAR LAMPUNG – Puluhan papan bunga kini bertebaran di sekitar Tugu Adipura, Bandar Lampung, menyusul pasca viralnya kasus tewasnya seorang pria bernama Joni Iskandar yang diduga terlibat aksi begal. Alih-alih berisi ucapan duka cita dari institusi kepolisian, karangan bunga yang dipajang warga justru berisi dukungan dan tuntutan agar aparat bertindak adil.

Joni Iskandar dilaporkan meninggal dunia setelah sempat diamankan oleh aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menuding adanya perlakuan tidak semestis dari kepolisian. Keluarga mengklaim bahwa almarhum diambil dalam keadaan sehat dari rumahnya, namun beberapa jam kemudian ditemukan meninggal dengan sejumlah luka.

Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Joni mengalami luka tusuk benda tajam, luka memar, patah tulang, serta tujuh lubang luka tembak.

Kuasa hukum istri almarhum, Niken, yaitu Moh. Asnawi, menyampaikan harapan agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Kami berharap kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam acara HPMI di Bandar Lampung tidak disuguhi cerita dari versi Polresta Bandar Lampung saja. Kami ingin Pak Presiden melihat sendiri papan-papan bunga yang dipajang, agar beliau tahu apa yang benar-benar terjadi di Lampung minggu ini,” ujar Moh. Asnawi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Kasus terduga begal yang sebelumnya viral.

Masyarakat berharap Presiden Prabowo yang rencananya berkunjung ke Bandar Lampung dalam waktu dekat dapat mendengarkan langsung aspirasi warga dan memastikan proses hukum berjalan transparan serta adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *