Menelusuri Jejak Sampah “Siluman” di Jayanti,Bersih Siang, Numpuk pagi

Berita, Daerah156 Dilihat

tintaindependen.com Tangerang,05, July, 2026
Bagi Petugas kebersihan di Kecamatan Jayanti, menangani sampah di pinggir jalan utama bukan lagi sekadar tugas rutin, melainkan adu strategi. Istilah “kucing-kucingan” menjadi gambaran yang tepat untuk situasi di lapangan.

“Kami datang mawa truk (bawa truk), kondisi bersih. Baru kami tinggal satu jam, sudah ada yang melempar bungkusan dari motor,” Kata salah seorang petugas kebersihan lapangan.

Fenomena ini terjadi karena kurangnya kesadaran warga dan terbatasnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi di pemukiman padat penduduk. Warga lebih memilih membuang sampah sambil berangkat kerja daripada harus membawa sampah mereka ke tempat yang lebih jauh.

Meski papan pengumuman bertulisan “Dilarang Membuang Sampah di Sini” sudah terpampang jelas, tumpukan kantong plastik justru terkumpul tepat di bawah papan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi saja tidak cukup tanpa adanya penegakan aturan yang lebih ketat.

Oknum warga diketahui membuang sampah pada malam hari atau subuh untuk menghindari terlihat dari warga lain
Pinggiran jalan utama dan area dekat Pemakaman di Kampung Saradan masih menjadi target utama pembuangan liar.
Pihak Kecamatan Jayanti harus memperketat pengawasan melalui patroli berkala dan berencana memasang CCTV di titik-titik kronis.

[Mulyadi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *